HERMENEUTIKA: PEMIKIRAN DAN PENGARUHNYA PADA METODE ANALISIS TEKS

Karman Karman

Abstract

Realitas perbedaan waktu dan kesadaran sejarah antara “saat teks ditulis” dan “saat teks dibaca” menciptakan masalah dalam hal pemahaman terhadap teks. Untuk mengatasinya, para sarjana ilmu sosial mengadopsi hermeneutika -yang berasal dari mitologi Yunani- untuk digunakan sebagai teori tafsir. Tulisan ini bertujuan menjelaskan hermeneutika pada aspek ragam pemikirannya dan pengaruhnya terhadap metode-metode dalam menganalisis teks. Kami mengidentifikasi bahwa ragam pemikiran hermeneutika menekankan pada konteks: “konteks pengarang” dan “konteks pembaca”. Hermeneutika model pengarang menekankan perlunya pengetahuan tentang kepengarangan dalam memahami teks. Hermeneutika model pembaca menekankan konteks sejarah pembaca (readership) dan mengabaikan aspek kepengarangan. Hermeneutika model pengarang mempengaruhi model analisis sosiokognitif (diperkenalkan vanDijk) dan sosiokultural (diperkenalkan Fairclough). Sementara itu, hermeneutika model pembaca memengaruhi analisis semiotika.



Refbacks

  • There are currently no refbacks.