THE OBJECTIVITY OF ONLINE NEWSMEDIA (THE CONTENT ANALYSIS OF THE JAKARTA GOVERNOR ELECTION NEWS ON DETIKNEWS DURING THE FIRST CAMPAIGN PERIODS)

Vience Mutiara Rumata

Abstract

Abstrak

Tahun 2017, pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) diadakan serentak di Indonesia yaitu pemilihan pemimpin daerah di tujuh provinsi, 18 kota dan 76 kabupaten. Namun, pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta menjadi satu-satunya Pilkada yang paling menyita perhatian publik. Isu SARA (Suku, Agama, dan Ras) menjadi sentral opini publik yang terbangun di tengah ketatnya persaingan tiga pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur. Media massa turut mempengaruhi opini publik, termasuk media dalam jaringan (daring). Penelitian ini bertujuan menganalisa obyektivitas berita pada media daring, khususnya Detiknews. Penelitian ini merupakan analisis isi kuantitatif dengan data primer berupa kompilasi berita dengan kata kunci “Pilkada DKI Jakarta” pada Detiksearch selama 26 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. Kerangka obyektivitas Westerståhl (1983) dengan menggunakan dua variabel: faktualitas dan impartialitas. Analisis data statistik dilakukan secara deskriptif. Secara faktualitas, penyajian fakta baik sosiologi maupun psikologis cukup berimbang. Kelengkapan berita (unsur 5W+1H) pun tinggi. Sementara secara impartialitas, keberimbangan Detiknews dalam menampilkan dua sisi (cover both sides) cukup rendah. Meski demikian, Detiknews masih menjaga tingkat netralitas dalam pemberitaannya.

Kata Kunci: Objektivitas, Media Daring, Detiknews, Analisis Isi Kuantitatif 

 

Abstract

In 2017, The regional election takes place simultaneously in Indonesia in which the gubernatorial elections in 17 provinces, the mayoral elections in 18 cities and the regent elections in 76 districts. Nevertheless, the Jakarta Governor election was highly under public spotlight. The race and religious were the central issues of public opinion amid intense competition among three candidates of Governor and Vice Governor. Media forms the public opinion that includes the online media. This research aims to analyse the news objectivity in online media, particularly on Detiknews. This research is quantitative content analysis whereby the primary data derived from Detik search engine during 26th October 2016 to 11th February 2017. This research uses Westerståhl (1983) objectivity framework in which consists of two variables: factuality and impartiality. The analysis data uses statistic-descriptive approach. In factuality, the presentation of both sociology and psychology facts are relatively balance. The completeness of the news (5W+1H) is highly achieved. Meanwhile in impartiality, the balance of cover both sides is relatively low. However, Detiknews keeps the neutrality of the news in some sort of level.

Keywords: Objectivity, Online Media, Detiknews, Quantitative Content Analysis 



References

Akpan, C.S., Ifeanyi, A. L., Martin, O.P., Alexander, O.C., dan Uchenna, A. (2012) Rethinking Objectivity in News Reporting in the Digital Age. Journal of Alternative Perspective in the Social Science. 4(4):711-729

Allan, S. (2006) Online News: Journalism and the Internet. Open University Press. New York.

Alexa (2017) detik.com Traffic Statistics. http://www.alexa.com/siteinfo/detik.com (diakses pada 10 Maret 2017)

APJII (2016) Infografis: Penetrasi & Perilaku Pengguna Internet Indonesia. Survey 2016. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Bruns, A. (2003) Gatewatching, not Gatekeeping: Collaborative Online News. Media International Australia Incorporating Culture and Policy. 107(1):31-44

Celik, H. (2012) The Myth of Objectivity in the News and Internet Journalism in Turkey. International Journal of Turcologia. 114(7):113-129

Detiknews online (2016) Ini Video Utuh Ahok Pidato Singgung Surat Al Maidah 51 yang Jadi Polemik. http://news.detik.com/berita/d-3315258/ini-video-utuh-ahok-pidato-singgung-surat-al-maidah-51-yang-jadi-polemik (diakses pada 10 Maret 2017)

Himawan, I.Q. (2011) Soal Etika dalam Jurnalisme Online. Jurnal Dewan Pers. Edisi 4. Januari 2011. Hal. 35-44

Judhita, C. (2013) Objektivitas Berita Korupsi pada Surat Kabar (Analisis Isi Berita Pada Surat Kabar Kompas Periode Januari-Oktober 2012). Jurnal Penelitian Komunikasi, Informatika dan Media Massa. 16(1):23-34

Liputan6.com (2016) Kronologi Ahok Ditetapkan sebagai Tersangka. http://news.liputan6.com/read/2653477/kronologi-ahok-ditetapkan-sebagai-tersangka (diakses pada 10 Maret 2017).

McQuail, D. (2010) McQuail’s Mass Communication Theory (sixth edition). Sage Publication. London. E-book version

Republikpos Online (2017) Detik.com Hari Ini dan Sejarahnya http://republikpos.com/2016/01/detikcom-hari-ini-dan-sejarahnya (diakses pada 10 Maret 2017)

Riordan, K. (2014) Accuracy, Independence, and Impartiality: How legacy media and digital natives approach standards in the digital age. Reuters Institute Fellowship Paper.

Salaverría, R. (2017) Typology of Digital News Media: Theoretical Bases for Their Classification. Mediterranean Journal of Communication. 8(1):19-32

Sambrook, R. (2012) Delivering Trust: Impartiality and Objectivity in the Digital Age. Reuters Institute for the Study of Journalism. Juli. 2012.

Serikat Perusahaan Pers (2016) Media Directory: Tren Pola Konsumsi Media di Indonesia Tahun 2016 (ed. Asmono Wikan, L. Hadi Pranoto, Sekhudin ND, Hisyam Zaini). Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat. Jakarta.

Sudibyo, A. (2013) 50 Tanya-Jawab Tentang Pers: Panduan Praktis untuk Pejabat, Politisi, Selebritas, Pengusaha dan Wartawan. Keputstakaan Populer Gramedia. Jakarta.

Suryani, G., dan Priyonggo, A. (2015) Tingkat Objektivitas Voa-Islam.Com Terkait Aksi Penolakan Terhadap Ahok. Dinamika Media dalam Masyarakat Kontemporer Indonesia. hal 550-580.

Westerståhl, J. (1983) Objective News Reporting: General Premises. Communication Research. 10(3): 403-424

Wien, C. (2005) Defining Objectivity within Journalism. NORDICOM review. 26(2): 3-15. http://www.nordicom.gu.se/sites/default/files/kapitel-pdf/222_wien.pdf (diakses pada 14 Maret 2017).

Dokumen

• Pedoman Pemberitaan Media Siber. Dewan Pers 2012.

• Surat Keputusan nomor 55/Kpts/KPU-Prov-010/TAHUN 2016 tentang tentang Penetapan Pasangan Calon Dalam Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun 2017 (diunduh melalui http://kpujakarta.go.id/produk_hukum/)




DOI: http://dx.doi.org/10.33299/jpkop.21.2.1088

Refbacks

  • There are currently no refbacks.