PENGELOLAAN LOGISTIK DALAM RANTAI PASOK PRODUK PANGAN SEGAR DI INDONESIA1

Trina Fizzanty

Sari

Kurangnya pemahaman terhadap lembaga bisnis pedesaan dan lingkungan bisnis telah berpotensi
mengurangi kapasitas bisnis pedesaan untuk meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia.
Makalah ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman Indonesia dalam membangun rantai pasok pedesaan dalam
mendukung usaha pertanian dan kinerjanya dengan menggunakan enam prinsip manajemen kunci rantai
pasok. Pada beberapa kasus, desain rantai pasok diawali dari bantuan internasional, instansi pemerintah, atau
perusahaan swasta. Pelajaran yang diperoleh dari dua studi kasus rantai pasok hortikultura ini digunakan untuk
meninjau praktek rantai pasok dan kinerja mereka. Penelitian ini menunjukkan, dua kasus yang mengalami
kegagalan dalam memenuhi enam kunci prinsip rantai pasok yang pada akhirnya tidak dapat melanjutkan
kerjasamanya. Singkatnya, ketidakmampuan untuk mengenali sistem bisnis yang ada di pedesaan dapat
mengurangi potensi masyarakat pedesaan untuk memperoleh manfaat dari sistem modern ini. Hasil studi ini
juga menunjukkan bahwa pengelolaan logistik itu tidak dapat berdiri sendiri tetapi harus dikelola bersamasama
dengan lima fungsi lainnya dalam rantai pasok.
Kata Kunci : pangan segar, hortikultura, Indonesia logistik , prinsip rantai pasok, disain rantai
pasok

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Badan Pusat Statistik. 2012. Data Strategis BPS.

Badan Pusat Statistik. 2012. Perkembangan

Beberapa Indikator Utama Sosial-Ekonomi

Indonesia. Mei 2012.

Budiaman, T. (2012), ‘In house logistics or

outsourced to 3 PL the paradim shift in

thinking is needed’, Logictistics, vol. IX, no.

, www. ali.web.id/detail_article.php?id=47

makalah diakses pada: 9 November 2012.

Collins, R, Dunne, TA & Murray, P 2004, Forming

and Managing Supply Chains in Agribusiness

: Learns from Others, Australian Government

Department of Agriculture, Fisheries and

ForestryDevelopment, Learning CD.

Cooke, J.A. 1998. Third parties: Full spead ahead.

Logistics Management & Distribution. Report

July 31: 34

Das, TK & Teng, B-S 1998, ‘Between Trust and

Control: Developing Confi dence in Partner

Cooperation in Alliances’, The Academy of

Management Review, vol. 23, no. 3, pp. 491-

Fizzanty, T 2009, ‘Complex Adaptive Process of

Supply Chain Formation and Collapse: two

case studies of Mango Supply Chains in

West and East Java, Indonesia’, PhD Thesis.

The University of Queensland, Brisbane,

Australia.

Gunasekaran, A, Lai, K-h & Edwin Cheng, TC 2008,

‘Responsive supply chain: A competitive

strategy in a networked economy’, Omega,

vol. 36, no. 4, pp. 549-64.

Inkpen, AC & Currall, SC 2004, ‘The Coevolution

of Trust, Control, and Learning in Joint

Ventures’, Organization Science, vol. 15, no.

, p. 586.

Kementerian Pertanian. 2010. Rencana Strategis

Kementerian Pertanian 2010-2014.

Kementerian Pertanian. 2011. Pedoman Umum

Pelaksanaan Pengembangan Hortikultura

Direktorat Jenderal Hortikultura,

Kementerian Pertanian.

Kementerian Pertanian. 2012. Statistik Makro

Sektor Pertanian, Volume 4 No 2 Tahun 2012.

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian

Kementerian Pertanian

Kementerian Perdagangan. 2012. Kebijakan dan

Strategi dalam Kebijakan Sistem Logistik

Nasional. Disampaikan pada International

Logistics Seminar and Workshop 2012,

Jakarta 8-9 Mei 2012.

Lambert, DM & Cooper, MC 2000, ‘Issues in Supply

Chain Management’, Industrial Marketing

Management, vol. 29, no. 1, pp. 65-83.

Mentzer, JT, DeWitt, W, Keebler, JS, Min, S, Nix,

NW, Smith, CD & Zacharia, ZG 2001, ‘Defi ning

Supply Chain Management’, Journal of

Business Logistics, vol. 22, no. 2, pp. 1-25.

Mena, C and G. Stevens. 2010. Delivering

Performance in Food Supply Chain: an

Introduction, in: Delivering Performance in

Food Supply Chain, editor: Mena, C and G.

Stevens. Woodhead Publishing Limited,

Cambridge.

Morgan, RM & Hunt, SD 1994, ‘The Commitment-

Trust Theory of Relationship Marketing’,

Journal of Marketing, vol. 58, pp. 20-38.

Natawidjaya, R, Reardon, T & Shetty, S 2007,

Horticultural Producers and Pasar swalayan

Development in Indonesia, 38543-ID,

The World Bank’s Rural Development,

Washington, D.C.

Roekel, JV, Willems, S & Boselie, DM 2002, Agri-

Supply Chain Management : To Stimulate

Cross Border Trade in Developing Countries

and emerging Economies, World Bank,


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.