ANALISIS STUDI KELAYAKAN PELAYANAN E-COMMERCE MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

Fifin Sonata

Abstract

Sebagai bagian dari aktivitas bisnis e-commerce, jual-beli online pun semakin marak dilakukan. Tidak perlu keluar rumah dan menghadapai macetnya jalan jika ingin membeli suatu barang. Tetapi walaupun demikian rasa kepercayaan konsumen masih menjadi kendala untuk melakukan kegiatan transaksi jual beli online mengingat tidak langsung bertemu dengan penjual. Konsumen masih takut akan penipuan dan hal kriminal lainnya yang mungkin terjadi. Situs e-commerce pun banyak ditawarkan dengan tampilan dan pola yang bisa meyakinkan konsumen. Dari latar belakang tersebut maka pada penelitian ini dibuat analisa studi kelayakan sebuah e-commerce dalam melakukan pelayanan kepada konsumen. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) adalah salah satu metode sistem pendukung keputusan yang digunakan untuk mengolah dan menganalisa jenis e-commerce yang layak direkomendasikan untuk konsumen di Indonesia. Pada metode ini akan diolah 12 kriteria yaitu  Logo yang Jelas, Penawaran Khusus, Pengiriman Gratis, Berita Terbaru, Produk Popular, Merk Produk, Penempatan Shopping Cart dan Login, Pembayaran Sistem Icon, Sosial Media Link, Nomor telefon dan Chating Online, Toko Finder, Trusmark dan 11 alternatif jenis e-commerce yaitu Lazada, Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Zalora, Hijup, JD.id, Elevenia, Bhinneka, Qoo10 Indonesia. Pengolahan data dengan menggunakan metode AHP dilakukan dengan 3 prinsip yaitu  Prinsip Penyusunan Hirarki, Prinsip Penetapan Prioritas, Prinsip Konsistensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis e-commerce yang bisa direkomendasikan untuk masyarakat sebagai konsumen jula beli online dari urutan tertinggi sampai dengan terandah adalah Lazada  = 0,114, Tokopedia = 0,099, Shopee = 0,086, Bukalapak = 0,060, Blibli = 0,058, , Zalora = 0,040, Hijup = 0,038, JD.id = 0,029, Elevenia = 0,021, Bhinneka = 0,016 dan Qoo10 Indonesia = 0,009. Sedangkan hasil penelitian ini untuk nilai Consistensi Ratio (CR) didapatkan - 0,018 atu -0,2%. Ini berarti bahwa CR optimal dan analisis AHP ampuh dalam proses pengambilan keputusan.


Keywords


AHP, E-commerce, Kelayakan

Full Text:

PDF

References

Fadel Retzen Lupi. (2015). Analisis Strategi Pemasaran Dan Penjualan E-Commerce

Pada Tokopedia.Com. Jurnal Elektronik Sistem Informasi Komputer. Vol.2 No.1 Januari-Juni 2016.

https://toffeedev.com. 10 hal yang harus dimiliki oleh bisnis e-commerce.

Kotler, Philip. 1998. Manajemen Pemasaran; Analisis, Perencanaan, Implementasi, dan Kontrol. Jakarta: Prehallindo.

Mahir Pradana. 2015. Klasifikasi Bisnis E-commerce Di Indonesia . MODUS Vol. 27 (2), 2015.

Permadi, Bambang S. 1992, AHP, Jakarta, Pusat Antar Universitas – Studi Ekonomi Universitas Indonesia.

Shabur, Heru, dan Riyadi. 2015. Implementasi E-Commerce Sebagai Media Penjualan Online (Studi Kasus Pada Toko Pastbrik Kota Malang). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB).Vol. 29 No. 1 Desember 2015.

Supriyono,Wisnu, Sudaryo. 2007. Sistem Pemilihan Pejabat Struktural Dengan Metode Ahp. Seminar Nasional I Sdm Teknologi Nuklir Yogyakarta, 21 – 22 November 2007. Issn 1978-0176

Turban, Efraim.; Aronson, Jay E. 2001. Decision Support Systems and Intelligent Systems, Sixth Edition, New Jersey, Prentice-Hall, Inc




DOI: http://dx.doi.org/10.31504/komunika.v7i2.1615

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Fifin - Sonata

License URL: Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Creative Commons License
Jurnal Komunika: Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://jurnal.kominfo.go.id/index.php/komunika.
 
VISITOR STATISTIK