Meneropong Produksi Media dan Idealisme Media dalam Keterbukaan Informasi

Sapta Sari

Sari

Media massa memiliki tugas dan kewajiban yang sangat penting bagi masyarakat. Tugas utama dari jurnalisme adalah menyampaikan kebenaran. Menyampaikan kebenaran tersebut bukan pekerjaan mudah, karena ada faktor yang menjadi penghambat misalnya berbentur dengan kepentingan pengelola media. Keterbukaan informasi yang didukung dengan perkembangan teknologi membuat pengelola media berlomba menyajikan informasi untuk masyarakat. Pengelolaan media tidak saja berbicara bagaimana perjalanan media massa itu sendiri sejak era konvensional sampai media interaktif saat ini, bagaimana media bisa menjalankan tugasnya seperti yang tergambarkan dalam perspektif teoretis media, seperti apa produksi media yang dihasilkan, bagaimana pengelola media memanfaatkan keterbukaan informasi dalam produksi medianya, serta bagaimana bentuk tanggungjawab media itu sendiri kepada masyarakat berkaitan dengan produksi yang mereka hasilkan kepada masyarakat.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Albarran, Alan B. (2002). Management of Electronic Media. Second Edition. Wadsworth: USA.

Burton, Graeme. (2008). Media dan Budaya Populer.Yogyakarta: Jalasutra.

Ardianto, Elvinaro, dkk. (2007). Komunikasi Massa. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Iriantara, Yosal. (2009). Literasi Media Apa, Mengapa, Bagaimana. Bandung: Simbiosa.

Kovach, Bill, dan Rosenstiel, Tom. (2003). Sembilan Elemen Jurnalisme. Jakarta: Pantau.

Nurudin. (2007). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: RajaGrafindo Persada.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.