Violent Communication in the Household upon Muslim Women in Maluku
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
Referensi
Arifin, B. (2016). Perlindungan Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga Perspektif Hukum Islam. De Jure: Jurnal Hukum dan Syari’ah, 8 (2), 113. Diakses dari http://ejournal.uin-malang.ac.id / index.php/syariah.
Azeharie, S., & Khotimah, N. (2015). Pola Komunikasi Antarpribadi Antara Guru dan Siswa di Panti Sosial Taman Penitipan Anak Melati Bengkulu. Jurnal Pekommas, 18 (3), 214. doi: 10.30818/ jpkm.2015.1180307.
Basrowi dan Sukidin. (2002). Metode Penelitian Kualitatif: Perspektif Mikro. Surabaya: Insan Cendikia, 30-35.
Bell, L. (2004). Sebelum Anda Memutuskan untuk Menikah (What a Marriage Is). Alih Bahasa: Gafna, R. Wahyudin. Yogyakarta: Zenith Publisher, 11.
Berger, P. L. and Luckmann, T. 1996. The Social Construction of Reality: A Treatise in The Sociology of Knowledge. New York: Anchor Books, 235.
Creswell, J. (1998). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Traditions. Thousand Oaks: CA. Sage Publication Inc, 4.
DeVito, Joseph, 1997. Human Communication. New York: Harper Collinc. Colege Publisher, 59.
Eswaran, E. & Malhotra, Nisha. (2011). Domestic Violence and Women’s Autonomy in Developing Countries: Theory and Evicence Violence Conjugale et Autonomie Des Femmes Dans Les Pays en Voie de Developpement: Theorie et Resultats. Canadian Journal of Economics/ Revue Canadienne D’economique. 44 (4), 1222-1263. https: //doi.org/10.1111/j.15405982.2011.01673.x.
Canadian Journal of Economics / Revue canadienne d’Economique, Vol. 44, No. 4 November / novembre 2011.
Fatimah, J.M. (2016). Strategi Komunikasi Keluarga untuk Meningkatkan Kesetaraan Gender bagi Anak Perempuan di Kawasan Pesisir Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Pekommas, 1 (2), 190. doi. 10.30818/jpkm.2016.2010208.
Hafiar, H. (2016). Pengalaman Komunikasi Pemulung Tentang Pemeliharaan Kesehatan dan Lingkungan di TPA Bantar Gebang. Jurnal Kajian Komunikasi, 4 (2), 220. doi: 10.24198/jkk.vol4n2.9.
Hassan, Fuad. (2001). Ikhtiar Meredam Kultus Kekerasan. Jurnal Perempuan, 8 (1), 68.
Jamaa, L., & Lateni, A. (2018). Penanggulan Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Pandangan Masyarakat Kabupaten Maluku Tengah. Tahkim: Jurnal Hukum dan Syariah, 14 (2), 175. doi: 10.33477/thk.v14i2.619.
Kuswarno, Engkus. (2009). Metode Penelitian Komunikasi: Fenomenologi, Konsepsi, Pedoman, dan Contoh Penelitian. Bandung: Widya Padjadjaran, 5.
Littlejohn, S.W., & Karen, A.F. (2009) Theories of Human Communication.8th ed. Belmont California: Wadsworth Publishing Company, 310.
Littlejohn, W. Stephen. (2009). Encyclopedia of Communication Theory. New Mexico: Sage Reference Publication Inc, 159.
Manumpahi, E., Goni, S.Y.V.I.., & Pongkoh H.W. (2016). Kajian Kekerasan dalam Rumah Tangga Terhadap Psikologi Anak di Desa Soakonora Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Jurnal Acta Diurna, 5 (1), 2. Diakses dari https:// ejournal.unsrat.ac.id/index.php/actadiurna/ article/view/11718.
Moustakas, Clark. (1994). Phenomenological Research Methods. London: Sage Publications, 44.
Mulyana, D. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Cet.V. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 150.
Mulyana, D. & Sulaeman. (2016). People with Lobster - Claw Syndrome: A Study of Oligodactyly Sufferers and Their Communication Experiences in the Village of Ulutaue, South Sulawesi, Indonesia. Mediterranean Journal of Social Sciences MCSER Publishing, Roma, 7 (1) S1, 136-144. doi:10.5901/ mjss.2016. v7n1s1p136.
Murniati, P. Nunuk, P. (2004). Getar Gender (Perempuan Indonesia dalam Perspektif Sosial, Politik,
Purmiasa, R. (2018, Desember 14). P2TP2A Ambon Tangani 51 Kasus Kekerasan Perempuan. Tribum Maluku.com. Diakses dari https://www.tribun-maluku.com/2018 /12/p2tp2a-ambon-tangani-51-kasus-kekerasan-perempuan/.
Rofiq, A. (2013). Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 47-48.
Sari, G.G., & Surya, S. (2018). Makna Kekerasan bagi Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga di Pekanbaru. Jurnal Studi Komunikasi, 2 (3), 306. doi: 10.25139/jsk.v2i3.518.
Schutz, A. (1972). The Phenomenological of the Social World. London: Heinemann Educational Book, xvi.
Sianturi, R., Rochaeti N., & Wisaksono B. (2017). Studi Kriminologis Penanggulan Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga di Polrestabes Semarang. Diponegoro Law Journal. 6 (1), 1. Diakses dari https:// ejournal3.undip.ac.id/index.php/dlr/article/view/15672.
Sulaeman., & Sulastri, I. (2017). Motif Da’i Berdakwah di Kota Ambon. Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies, 13 (2), 246. doi. 10.18196/AIIJIS. 2017.0074.
Sulaeman. (2018). Dramaturgi Penyandang Oligodaktili. Jurnal Aspikom, 3 (4), 665. doi:10.24329/aspikom.v3i4.270.
Tualeka, B. (2018, November 27). Kasus Kekerasan Perempuan di Maluku Meningkat Kekerasan Paling Banyak Terjadi dalam Lingkugan Rumah Tangga. Validnews. Diakses dari https: //www.validnews.id/Kasus-Kekerasan-Perempuan-di-Maluku-Meningkat-Ymn.