GAP KOMUNIKASI ANTARGENERASI DALAM PENGELOLAAN RADIO KOMUNITAS DI WILAYAH URBAN

Diana Anggraeni, Sarwititi Sarwoprasodjo, Amiruddin Saleh, Andi Faisal Bakti

Abstract

Radio komunitas didirikan untuk melayani kepentingan dan kebutuhan komunitas. Akan tetapi, dalam perkembangannya, radio komunitas tidak dapat sepenuhnya beroperasi sesuai aspirasi anggotanya. Radio komunitas juga harus beradaptasi dengan beragam perkembangan agar dapat mempertahankan kelangsungan eksistensinya. Penelitian yang dilakukan di Radio Komunitas Dapur Remaja (RKDR) di Cinangka, Sawangan, Depok, Jawa Barat ini bertujuan untuk mengkaji gap komunikasi antargenerasi dalam pengelolaan radio komunitas di perkotaan setelah generasi kedua memimpin manajemen. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis kritis. Pengumpulan data dilakukan melalui FGD, wawancara mendalam, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menemukan bahwa terjadi gap komunikasi antara pengelola baru dengan anggota komunitas lama, yang disebabkan adanya perubahan pola interaksi komunikasi secara sosial dan budaya, yang berdampak pada perbedaan pemahaman mengenai pengelolaan radio komunitas. Pengelola radio komunitas, yang merupakan generasi muda, dianggap kurang mengakomodasi kegiatan komunitas sebelumnya dan lebih fokus memikirkan strategi baru untuk mendulang profit dari radio komunitas, sehingga partisipasi komunitas, nilai-nilai dan kepentingan komunitas kurang diperhatikan.

Keywords


Pengelolaan Radio Komunitas, Gap Komunikasi Antargenerasi, Partisipasi Komunitas


References

Abdillah R. (2017). Analisis teori dehumanisasi pendidikan Paulo Freire. Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, 2 (1), 1-21.

Alibi Dl & Famakinwa M. 2017. Effects of community conflicts on rural economic activities in Osun State, Nigeria: Implication for sustainable development. Journal of Agriculture, Vol 29 (1); 1-11. https://www.researchgate.net/publication/326107066_EFFECTS_OF_COMMUNITY_CONFLICTS_ON_RURAL_ECONOMIC_ACTIVITIES_IN_OSUN_STATE_NIGERIA_IMPLICATIONS_FOR_SUSTAINABLE_DEVELOPMENT

Agustin, DSY. (2011). Penurunan rasa cinta budaya dan nasionalisme generasi muda akibat globalisasi. Jurnal Sosial Humaniora, 4 (2); 177-185. https://www.researchgate.net/publication/316924603_PENURUNAN_RASA_CINTA_BUDAYA_DAN_NASIONALISME_GENERASI_MUDA_AKIBAT_GLOBALISASI

Al-Hassan S, Andani A & Abdul-Malik A. (2011). The Role of Community Radio in Livelihood Improvement: The Case of Simli Radio. The Journal of Fields Actions. Vol 5; 1-7. https://journals.openedition.org/factsreports/869

Aminah S, Sumardjo, Lubis, D, & Susanto, D. (2014). Perubahan model komunikasi dan pergeseran paradigma pembangunan dalam perspektif sejarah. Jurnal Paramita, Vol. 24 (1); 92-103. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/paramita/article/view/2866/2915

Anggraeni D. 2018. Radio komunitas anak muda. Acta Diurna, Vol 14(2): 15-29.

Arya N & Kashyap SK. 2019. An analysis of the Factors Affecting the Functioning of the Community Radio Stations: A Review Paper. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences ISSN: 2319-7706 Vol.8 (03). https://www.ijcmas.com/8-3-2019/Neha%20Arya%20and%20S.K.%20Kashyap.pdf

Bakti AF. 2004. Communication and family planning in Islam in Indonesia. South Sulawesi Muslim Perceptions of a Global Development Program. Leiden: INIS.

Bhandari, H & Yasunobu, K. (2009). What is Social Capital? A Comprehensive Review of the Concept. Asian Journal of Social Science, Vol. 37 ( 3); 480-510. https://www.researchgate.net/publication/233546004_What_Is_Social_Capital_A_Comprehensive_Review_of_the_Concept DOI: 10.1163/156853109X436847

Birowo MA, Prakoso I, & Nasir A. (2015). Mengapa radio komunitas? Yogyakarta: Combine Resource Institution.

BPS Kota Depok . 2018. https://depokkota.bps.go.id/

Diedong AL, & Naaikuur L. 2012. Ghana’s experience in participatory community radio broadcasting. Journal Global Media, Vol 6 (2); 123-147. https://globalmedia.journals.ac.za/pub/article/view/106/110

Dwiana R., & Wahyuni H. (2013). Radio komunitas untuk pemberdayaan perempuan. IPTEK-KOM, Vol. 15 (2); 117-135.

Eddyono AS, (2012), Radio komunitas dan kegagalannya sebagai media counter hegemony. Jurnal Communication Spectrum, Vol 2(1); 1-17. http://jurnal.bakrie.ac.id/index.php/Journal_Communication_spectrum/article/view/36/24

Effendy R. 2013. Peran radio komunitas dalam menumbuhkembangkan civic community. Jurnal Komunikator, Vol. 5 (1); 1-23. Retrieved from file:///C:/Users/User/Downloads/Peran_Radio_Komunitas_dalam_Menumbuhkemb.pdf

Fraser C, & Estrada S. (2002). Community radio for change and development. Journal Society for International Development, Vol. 45 (4); 69-73. https://ideas.repec.org/a/pal/develp/v45y2002i4p69-73.html

Freire P. 2018. Pendidikan kaum tertindas. Jakarta: LP3ES.

Goodman RD &West Olatunji CA. (2011). Applying critical consciousness: culturally competent disaster response outcomes. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/epdf/10.1002/j.1556-6678.2009.tb00130.x. https://doi.org/10.1002/j.1556-6678.2009.tb00130.x

Hermanto. B. (2007). Televisi komunitas: Media pemberdayaan masyarakat. Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol 2 (1), 243-252. https://journal.uii.ac.id/jurnal-komunikasi/article/view/5627/5054

Janowski NW. (2002). Creating community with media: History, theories and scientific investigations. https://www.semanticscholar.org/paper/Creating-community-with-media%3A-History%2C-theories-Jankowski/b45dd6c1593cc22e5394dfca80b86898739977aa https://doi.org/10.4135/9781848608245.n4

Kahn R, & Kelliner D. (2007). Paulo Freire and Ivan Illich: technology, politics and the reconstruction of education. Journal Policy Futures in Education, Vol. 5(4); 431-448. https://journals.sagepub.com/doi/pdf/10.2304/pfie.2007.5.4.431. doi:10.2304/pfie.2007.5.4.431

Lilis D, Yuliati N, & Rochim M. (2013). Mengusung masyarakat madani melalui radio komunitas. Mimbar, Vol. 29 (2); 145-154.

Littejohn SW & Domenici K. 2001. Engaging communication in conflict. USA; Sage Publications

Miles MB, Huberman M and Saldana J. 2014. Qualitative Data Analysis. A method sourcebook. UK; Sage Pub.

Nasdian FT. (2014). Pengembangan masyarakat. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Natrayan, B. 2013. Community radio: Prospects and challenges study on listeners perception and penetration of PSG Community Radio. https://www.researchgate.net/publication/260366109_COMMUNITY_RADIO_PROSPECTS_AND_CHALLENGES_Study_on_Listeners_Perception_and_Penetration_of_PSG_Community_Radio_COMMUNITY_RADIO_PROSPECTS_AND_CHALLENGES_Study_on_Listeners_Perception_and_Penetration_of_

Ngugi P. 2015. Using community radios as a tool for development. Journal of Mass Communication & Journalism. doi:DOI: 10.4172/2165-7912.1000263

Neuman WL. (2015). Metodologi penelitian sosial: Pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jakarta: PT. Indeks

Pace RW & Faules DF. 2010. Komunikasi organisasi. Strategi meningkatkan kinerja perusahaan. Bandung; Remaja Rosdakarya.

Palma CA. 2018. Conflict resolution in community development: Are the benefits worth the costs? Journal Sage June 7, 2018. https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/0261018318780162. https://doi.org/10.1177/0261018318780162

Pawito. (2007). Media komunitas dan media literacy. Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol 4 (2), 167-177. https://ojs.uajy.ac.id/index.php/jik/article/view/225/314

Peraturan Pemerintah No 51 tahun 2005 tentang Penyelenggaraan penyiaran lembaga komunitas. https://ppidkemkominfo.files.wordpress.com/2016/07/pp_no_51_th_2005.pdf

Podber JJ. 2012. Interactive community radio: An examination of community radio in Central Mexico. Intercultural Communication Studies, XXI (1), 131-139.

Purnamasari N, Guntoro B dan Subejo. (2014). Peran jaringan media komunitas dalam mendorong partisipasi radio komunitas pada pembangunan. (Dipresentasikan pada Konferensi Kajian Komunikasi, Budaya, dan Media di Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta). http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/69046

Sowards SK, & Renegar VR. (2004). The rhetorical of function of consciousness_raising in third wave feminism. Journal of Communication Studies, 55(4); 535-55. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/10510970409388637. . https://doi.org/10.1080/10510970409388637

Susanto, AB. 2009. Pendidikan penyadaran Paulo Freire. Jurnal At-Ta’dib [internet]. [diunduh pada 2019 Mei 9]. 4 (1) Shafar 1429: 81-100. https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/tadib/article/view/574

Takariani CD. (2013). Peluang dan tantangan radio komunitas di era konvergensi. Observasi, Vol. 11(1); 23-38.

Triyantoro DA. 2019. Konflik Sosial dalam Komunitas Virtual di Kalangan Remaja. Jurnal Komunikasi. Vol. 13 (2); 135-150. https://www.researchgate.net/publication/335164140_Konflik_Sosial_dalam_Komunitas_Virtual_di_Kalangan_Remaja doi: 10.20885/komunikasi.vol13.iss2.art2

Triyono A. (2014). Pemberdayaan masyarakat melalui community development program posdaya (Pos pemberdayaan keluarga) PT. Holcim Indonesia TBK pabrik Cilacap. KomuniTi, Vol. VI (2); 111-121.

Undang-Undang No. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran. http://www.kpi.go.id/download/regulasi/UU%20No.%2032%20Tahun%202002%20tentang%20%20Penyiaran.pdf

Usman R. 2001. Konflik dalam Perspektif Komunikasi: Suatu Tinjauan Teoretis. Mediator, Vol. 2 (1); 31-41`.

Wahyuningsih S. (2014). Analisis kendala perizinan spectrum frekuensi radio unutk radio komunitas. Buletin Pos dan Telekomunikasi, Vol 12 (1); 29-38.

Wardhani, AC. 2002. Kontribusi komunikasi pada teori Pembangunan. Jurnal MediaTor, Vol.3(2); 259-266.

Wijanarko, Sarwoprasodjo, S., & Rangkuti, P. A. (2014). Komunikasi penyadaran kritis gerakan petani. Makara Hubs- Asia, Vol.18 (1): 1-14. https://www.academia.edu/9171826/Komunikasi_Penyadaran_Kritis_Gerakan_Petani . doi: 10.7454/mssh.v18i1.3457.

Wilkins KT. (2014). The handbook of development communication and social change. India: Willey Blackwell. Retrieved from https://onlinelibrary.wiley.com/doi/book/10.1002/9781118505328

Yuliasari I, Saleh A, Hubeis M, & Sarwoprasodjo S. 2017. Meretas hambatan komunikasi perdesaan dengan media komunitas di daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Penelitian Pos dan Informatika, Vol. 5(2); 191-212. https://jurnal-ppi.kominfo.go.id/index.php/jppi/article/download/0502005/85 doi: 10.17933/jppi.2015.0502006

Yunita D. (2017). Perubahan Infrastruktur Sosial Sebagai Implikasi Perubahan Sistem Pertanian (Kasus Pada Masyarakat Petani Kelapa Sawit). SOSIOGLOBAL :Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, Vol. 1 (2); 115-121. http://jurnal.unpad.ac.id/sosioglobal/article/download/13307/6127




DOI: http://dx.doi.org/10.31346/jpikom.v22i1.3398

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


indexed by:

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.